Tampilkan postingan dengan label Latihan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Latihan. Tampilkan semua postingan

Lama waktu Bulking dan Cutting

Bagi para pecinta gym tentu bukan hal baru lagi yang namanya Bulking dan Cutting ya. Memperbesar dan memperkecil bentuk tubuh.

Bulking identik sekali dengan jumlah porsi makan yang banyak dan juga disertai dengan jumlah latihan dengan beban berat.

Sedangkan untuk Cutting sendiri merupakan penurunan berat badan atau pembakaran lemak yang ada di dalam tubuh. Biasanya proses ini akan disertai dengan pengurangan jumlah porsi makan, latihan beban yang tidak terlalu berat dan diperbanyak dengan cardio (lari/olahraga pembakaran).

Namun, perlu untuk diketahui juga untuk sobat pecinta fitness kalau sebenarnya program cutting dan bulking ini juga memiliki waktu yang harus diperhatikan.

Tubuh manusia paling hanya dapat melakukan program cutting/bulking ini selama 1-2 bulan saja. Jadi jangan lebih dari itu karena tidak baik untuk kesehatan.

Jadi ya untuk program cutting/bulking ini tidak diperkenankan untuk dilakukan dalam jangka waktu yang lama.

Misal untuk program cutting, tubuh akan melakukan pemberontakan kalau terus diporsir dengan asupan makanan yang sedikit namun dengan pembakaran kalori yang besar setiap harinya. Lama kelamaan, tubuh akan menjadi semakin lemah dan kamu akan rentan terserang penyakit atau bisa menjadi tipus (tipes).

Sedangkan untuk program bulking, tubuh kamu juga akan melakukan pemberontakan namun dari segi yang berbeda. Asupan makanan yang banyak secara terus menerus juga bakal membuat organ tubuh bekerja secara ekstra untuk bisa memproses makanan yang masuk tersebut. Otot-otot pun juga mulai merasa lelah karena harus mengangkat beban berat secara terus menerus.

Oleh karena itulah, tubuh kamu butuh yang dinamakan "Free Time". Pada proses ini kamu bisa memanjakan tubuh dengan cara kembali untuk makan dan latihan secara normal. Makan tidak terlalu banyak, tidak terlalu sedikit dan begitu juga untuk latihan, tidak terlalu banyak dan juga tidak terlalu sedikit. Wajar-wajar saja.

Sekian, semoga bermanfaat, terima kasih.

Workout pakai Beban Ringan atau Berat, Masih bingung!

Kali ini gua lagi mau ngebahas soal latihan/workout dengan beban yang ringan atau berat. Ada banyak sekali teori yang satu sama lainnya saling berlainan.

Hal yang kayak begini nih yang biasanya bikin newbie/pemula kayak gue gini bingung dan jadi keder sendiri.

Bahkan 2 orang yang punya badan kekar, bagus dan mantep lah pokoknya, punya pandangan pun berbeda. Kan jadi makin bingung. Apa kedua-duanya benar? Atau gimana?

Sebenarnya latihan yang paling benar itu main ringan asal benar atau main berat juga perlu. Mungkin nanti gua bisa jawab kalau sudah lumayan merasakan hasilnya kali ya.

Sekarang, gua lagi coba program untuk yang baru lagi yaitu main berat tapi dengan set yang banyak. Jadi sekuatnya aja untuk repetisinya. Mungkin sekitar 3-6 repetisi aja, tapi dengan beban yang berat dan set yang banyak.

Let see!!!